Peristiwa

ITS Dorong Solusi Berkelanjutan Lewat Vectra Expo 2026

88
×

ITS Dorong Solusi Berkelanjutan Lewat Vectra Expo 2026

Sebarkan artikel ini

SURABAYA (Suarapubliknews) ~ Departemen Teknik Geomatika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menghadirkan berbagai inovasi berbasis teknologi geospasial melalui Vectra Expo 2026 yang digelar di Gedung Balai Pemuda Surabaya, Rabu (3/6). Pameran ini menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mempresentasikan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat, mulai dari lingkungan, mitigasi bencana, kesehatan, tata kota, hingga pelestarian budaya.

Direktur Pengembangan Akademik dan Inovasi Pembelajaran ITS, Prof. Dr. Ir. Aulia Siti Aisjah, MT, mengapresiasi pelaksanaan pameran yang menampilkan hasil capstone design mahasiswa tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana implementasi teori yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah implementasi teori di perkuliahan, tetapi juga diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Ketua Pelaksana Vectra Expo 2026, Faris Muhammad Danish Habibi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi pembelajaran kemah kerja yang mengintegrasikan berbagai kompetensi mahasiswa. Dalam prosesnya, mahasiswa merancang solusi berbasis teknologi sesuai bidang peminatan yang berada di lima laboratorium Departemen Teknik Geomatika ITS.

Laboratorium tersebut meliputi Geomarine Laboratory, Geospatial Laboratory, Geodesy and Geodynamics Laboratory, Geoinformatics Laboratory, serta Surveying and Cadastre Laboratory.

“Melalui kegiatan ini mahasiswa belajar mengintegrasikan berbagai kompetensi yang telah diperoleh selama perkuliahan untuk menghasilkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Sebanyak 23 karya inovatif dipamerkan dalam kegiatan tersebut. Beragam inovasi yang ditampilkan mengangkat isu strategis yang dekat dengan kehidupan masyarakat dan pembangunan daerah.

Salah satu karya yang menarik perhatian pengunjung adalah MUSEEUM, sebuah sistem integrasi WebGIS dan virtual tour berbasis Virtual Reality (VR) yang dirancang untuk mendukung digitalisasi museum di Kota Surabaya. Inovasi ini memungkinkan masyarakat mengakses informasi dan pengalaman museum secara lebih interaktif melalui teknologi digital.

Selain itu, mahasiswa juga menghadirkan e-Economic Tunjungan Market, sebuah platform WebGIS interaktif yang dirancang untuk membantu optimalisasi aktivitas ekonomi di kawasan Pasar Tunjungan.

Di bidang tata kelola dan keamanan lingkungan kampus, mahasiswa mengembangkan ITSafe, sistem berbasis WebGIS yang digunakan untuk memetakan serta mengidentifikasi tingkat kerawanan kekerasan seksual di lingkungan ITS.

Sementara itu, inovasi lain bernama KepuTrack memungkinkan masyarakat melaporkan berbagai persoalan lingkungan secara langsung kepada pemerintah kelurahan melalui platform GIS partisipatif.

Berbagai karya tersebut menunjukkan bagaimana teknologi geospasial dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan solusi berbasis data yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Tidak hanya menghadirkan pameran inovasi, Vectra Expo 2026 juga menyelenggarakan sesi talkshow yang membahas pemanfaatan teknologi geomatika dalam mitigasi perubahan iklim dan pengelolaan lingkungan. Melalui diskusi tersebut, mahasiswa dan pengunjung diajak memahami peran teknologi geospasial dalam mendukung pembangunan yang adaptif dan berkelanjutan.

Antusiasme terhadap pameran juga datang dari berbagai mitra yang terlibat. Mereka menilai inovasi yang dikembangkan mahasiswa mampu memberikan alternatif solusi terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi di lapangan, khususnya melalui pendekatan berbasis data dan teknologi.

Faris berharap Vectra Expo dapat menjadi sarana untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan masyarakat dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.

“Harapannya kolaborasi yang terbangun melalui kegiatan ini dapat terus berkembang sehingga inovasi yang dihasilkan mahasiswa tidak berhenti pada tahap konsep, tetapi juga dapat diterapkan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Melalui penyelenggaraan Vectra Expo 2026, ITS juga menunjukkan komitmennya dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek industri, inovasi, dan infrastruktur, kota dan permukiman berkelanjutan, serta penanganan perubahan iklim. (feb, tama dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *