Sikapi Situasi Politik Pasca Coblosan, Ini Pernyataan Rektor dan Ikatan Alumni Universitas Airlangga

SURABAYA (Suarapubliknews) – Mencermati dan memperhatikan perkembangan situasi politik pasca pencoblosan tanggal 17 April 2019 yang semakin hangat dan dinamis, Rektor Universitas Airlangga Prof. Dr. M. Nasih, SE, MT, Ak., CMA bersama Ikatan Alumni Universitas Airlangga Drs. Ec. Harijanto Basoeni terpanggil untuk menyampaikan pernyataan sikap.

Berikut adalah pernyataan sikap tertanggal 20 April 2019 yang disampaikan melalui media ini,:

1. Memberikan penghargaan dan terima kasih yang tak terhingga kepada Penyelenggara Pemilu dan juga kepada Pemilih atas KEDEWASAAN SIKAP nya sehingga Pemilu dapat diselenggarakan dengan damai dan lancar. Adanya beberapa kekurangan tentu dapat dipahami dan tidak mengurangi terima kasih kami mengingat Indonesia yang demikian besar.

2. Mengajak semua Pihak untuk benar-benar menghargai dan menghormati suara dan pilihan rakyat, baik yang sama maupun yang berbeda pilihan serta menjaga perasaan mereka.

3. Menghentikan pernyataan/ klaim kemenangan sepihak, serta menyerahkan, mempercayakan, dan mengakui proses lanjutan rekapitulasi suara oleh KPU sesuai dengan peraturan, ketentuan, dan mekanisme yang telah ditentukan dan disepakati semua Pihak jauh hari sebelum Pemilu berlangsung sesuai dengan UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017.

4. Tidak menyebarkan informasi, analisis, dan data tanpa bukti yang sahih dan terverifikasi yang berpotensi untuk menciptakan kegaduhan dan perpecahan serta mendelegitimasi KPU dan BAWASLU sebagai Lembaga yang dipercaya untuk menyelenggarakan PEMILU..

5. Menjaga kedamaian dan persatuan sesama warga bangsa dengan tidak melakukan tindakan permusuhan serta memancing respon balik atau reaksi dari pihak-pihak yang tidak sepilihan dan sependapat.

Demikian himbauan ini kami terbitkan dengan harapan agar semua Pihak bersabar dan menunggu hasil resmi pengumuman rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2019 pada waktu yang telah ditetapkan. (q cox)

Reply