JAKARTA (Suarapubliknews) ~ Destinasi bermain edukatif Wonderlab resmi dibuka di Senayan City, Jakarta, dengan menghadirkan konsep permainan imersif berbasis teknologi mekatronik yang dirancang untuk mendorong anak dan praremaja lebih aktif bergerak, berpikir, serta bereksplorasi. Kehadiran Wonderlab diharapkan menjadi alternatif ruang bermain yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendukung perkembangan fisik, mental, dan kemampuan kognitif anak.
Berlokasi di lantai 6 Senayan City, Wonderlab mengusung filosofi mens sana in corpore sano atau jiwa yang sehat dalam tubuh yang sehat. Konsep tersebut lahir dari keprihatinan terhadap semakin besarnya perhatian pada prestasi akademik anak, sementara perkembangan fisik yang berperan penting dalam membangun karakter, keberanian, dan daya adaptasi justru kerap terabaikan.
Co-Founder sekaligus President Director Wonderlab, Belinda Luis, mengatakan perkembangan fisik dan mental anak seharusnya berjalan beriringan agar mampu membentuk pribadi yang tangguh dalam menghadapi tantangan di masa depan.
“Kami terinspirasi dari prinsip mens sana in corpore sano, bahwa jiwa dan raga harus tumbuh bersama. Wonderlab hadir untuk mengembalikan keseimbangan itu, menjadi ruang di mana anak dan praremaja dapat bergerak, berpikir, mencoba, bahkan gagal lalu mencoba lagi hingga tumbuh menjadi pribadi yang berani, tangguh, adaptif, dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi,” ujarnya.
Wonderlab dibangun di atas area seluas sekitar 1.405meter persegi dengan mengusung konsep mechatronic play, yaitu permainan yang memadukan teknologi mekanik, elektronik, serta sistem interaktif yang merespons gerakan pemain secara langsung. Pengalaman bermain juga diperkuat melalui penggunaan projection mapping, tata cahaya dinamis, serta berbagai tantangan fisik yang dirancang untuk merangsang kemampuan berpikir, memecahkan masalah, dan meningkatkan rasa percaya diri anak.
Salah satu daya tarik utama Wonderlab adalah area petualangan imersif seluas sekitar 460 meter persegi yang dilengkapi berbagai wahana interaktif dan kolam bola berisi sekitar 320 ribu bola, menjadikannya salah satu kolam bola terbesar di Jakarta.
Selain area bermain, Wonderlab juga menghadirkan Wonder Class, ruang kelas multidisiplin seluas sekitar 200meter persegi yang menawarkan berbagai aktivitas untuk anak usia 1 hingga 8 tahun. Program tersebut meliputi senam, balet, tari, olahraga campuran, hingga kegiatan kreatif yang dipandu instruktur profesional guna mendorong perkembangan motorik, kreativitas, dan kemampuan berekspresi.
Co-Founder sekaligus Creative Director Wonderlab, Christian Melvin, menjelaskan seluruh elemen di dalam Wonderlab dirancang secara khusus agar mampu memberikan pengalaman belajar yang aktif melalui aktivitas bermain.
“Di Wonderlab, setiap elemen dirancang dengan tujuan. Pencahayaan diatur untuk mempertajam fokus, lingkungan merespons gerakan, dan tantangan fisik mendorong eksplorasi serta kemampuan beradaptasi. Kami ingin menciptakan tempat di mana anak dan praremaja menjadi peserta aktif dalam lingkungannya,” katanya.
Untuk melengkapi pengalaman pengunjung, Wonderlab juga menyediakan Wonderlab Café sebagai area bersantai bagi orang tua maupun pendamping selama anak mengikuti aktivitas bermain. Selain itu, perusahaan bekerja sama dengan Metrox untuk menghadirkan lini merchandise resmi yang memungkinkan pengunjung membawa pengalaman Wonderlab ke luar area permainan.
Dalam pengembangannya, Wonderlab menggandeng sejumlah mitra strategis, antara lain TACO sebagai mitra material resmi, Propan sebagai mitra cat dan warna, serta JBL sebagai mitra sistem audio. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk mendukung terciptanya pengalaman multisensori yang nyaman dan interaktif bagi seluruh pengunjung.
Melalui konsep yang menggabungkan teknologi, aktivitas fisik, dan pembelajaran interaktif, Wonderlab berharap dapat menjadi destinasi baru bagi keluarga Indonesia untuk mendukung tumbuh kembang anak sekaligus membangun karakter yang lebih tangguh, kreatif, dan adaptif sejak usia dini. (feb, tama dini)












