Politik

Jelang Porprov 2027, DPRD Surabaya Minta Promosi Digencarkan sejak Dini

92
×

Jelang Porprov 2027, DPRD Surabaya Minta Promosi Digencarkan sejak Dini

Sebarkan artikel ini

SURABAYA (Suarapubliknews) — Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Surabaya dalam mempersiapkan diri sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027. Menurutnya, pembenahan infrastruktur olahraga dan penyelenggaraan Piala Wali Kota 2026 menjadi langkah strategis untuk menjaring bibit atlet unggulan.

“Dengan kejuaraan ini akan terjaring bibit-bibit atlet yang akan membawa harum nama Surabaya dalam pelaksanaan Porprov 2027 mendatang,” ujar Fathoni saat dikonfirmasi, Sabtu (18/5/2026).

Meski Surabaya selama ini rutin menorehkan prestasi sebagai juara umum Porprov, Toni—sapaan akrab Arif Fathoni—menilai promosi pelaksanaan ajang olahraga terbesar tingkat provinsi itu tetap harus digencarkan agar masyarakat ikut terlibat aktif.

Ia mendorong Pemkot Surabaya menggandeng para konten kreator untuk membantu mempromosikan Porprov 2027. Menurutnya, langkah tersebut penting agar informasi tersebar luas dan masyarakat siap menjadi tuan rumah yang baik bagi atlet maupun keluarga dari 37 kabupaten/kota di Jawa Timur.
“Pelaksanaan Porprov juga bisa menjadi trigger pertumbuhan ekonomi melalui meningkatnya penjualan produk UMKM Kota Surabaya, mulai dari kuliner, hotel, hingga oleh-oleh khas daerah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Toni mengingatkan agar pelaku UMKM dilibatkan sejak awal dalam berbagai persiapan kegiatan. Hal itu penting agar selama pelaksanaan Porprov, para pelaku usaha tetap menjual produknya dengan harga normal dan tidak memanfaatkan momentum secara berlebihan.

Ia mengaku khawatir muncul praktik “hit and run”, yakni menaikkan harga secara tidak wajar hanya karena ada event besar. Menurutnya, kondisi tersebut justru bisa merusak citra Surabaya di mata para tamu daerah.
“Jangan sampai membuat nama Surabaya menjadi kurang baik dan masyarakat enggan kembali menikmati produk UMKM karena khawatir terhadap praktik hit and run tersebut,” tegasnya.

Dengan potensi kedatangan ribuan orang selama Porprov berlangsung, Toni juga meminta Pemkot mulai menyiapkan paket wisata sejarah yang selama ini menjadi ikon Kota Surabaya. Mulai dari kawasan Kota Lama hingga rumah kelahiran Bung Karno di Peneleh, dinilai dapat memberikan pengalaman berbeda bagi peserta maupun pendamping dibanding pelaksanaan Porprov sebelumnya.

Selain itu, ia meminta sosialisasi Surabaya sebagai tuan rumah Porprov 2027 mulai digencarkan sejak tahun ini melalui pemasangan ornamen kota, umbul-umbul, hingga iklan layanan masyarakat di berbagai titik strategis.

“Gegap gempita ini akan menjadi spirit bagi atlet-atlet Kota Surabaya untuk mempertahankan posisi juara umum sekaligus memecahkan rekor nasional di setiap cabang olahraga yang diperlombakan,” pungkasnya. (q cox, BE)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *