SURABAYA (Suarapubliknews) ~ Surabaya kembali berpesta cahaya malam ini Sabtu (16/05/2026). Ribuan warga terlihat memadati rute sepanjang parade yang mengusung tema “Festival of Lights: Garden of Hope”. Suasana pusat kota berubah menjadi lautan lampu, warna, dan sorak antusias masyarakat sejak petang hari.
Parade dimulai dari kawasan Tugu Pahlawan dan bergerak melewati Jalan Pahlawan, Jalan Tunjungan, Siola, Gedung Grahadi, hingga berakhir di Monumen Bambu Runcing.
Sepanjang jalur parade, masyarakat terlihat memenuhi trotoar, jembatan penyeberangan, bahkan area bangunan demi mendapatkan posisi terbaik menyaksikan kemeriahan acara.
Mobil hias bercahaya, kostum LED warna-warni, pertunjukan musik, hingga atraksi visual modern menjadi daya tarik utama tahun ini. Konsep parade malam dipilih agar efek cahaya dan dekorasi tampil lebih spektakuler dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Wali Kota Eri Cahyadi turut hadir membuka parade dan berada di barisan depan rombongan peserta. Kehadirannya langsung disambut sorak-sorai warga yang memenuhi kawasan Jalan Tunjungan malam ini.
Antusiasme tersebut terlihat luar biasa. Banyak warga datang bersama keluarga sejak sore hari untuk menikmati festival tahunan dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 tersebut. Sejumlah ruas jalan di pusat kota bahkan sempat dipadati pengunjung dan dilakukan rekayasa lalu lintas oleh petugas Dishub Surabaya.
Dengan konsep baru parade cahaya malam hari, tahun ini dinilai menjadi salah satu penyelenggaraan paling meriah sepanjang sejarah acara tersebut. (feb)












