Jatim RayaPemerintahan

Pastikan Hewan Kurban Aman Dikonsumsi, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kediri Intensifkan Pengawasan Pasar

124
×

Pastikan Hewan Kurban Aman Dikonsumsi, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kediri Intensifkan Pengawasan Pasar

Sebarkan artikel ini

KAB KEDIRI (Suarapubliknews) – Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kediri melakukan pemeriksaan kesehatan hewan di sejumlah pasar hewan di wilayah Kabupaten Kediri.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan hewan kurban yang diperjualbelikan berada dalam kondisi sehat, layak, dan aman dikonsumsi masyarakat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kediri, drh. Tutik Purwaningsih, mengatakan pemeriksaan dilakukan oleh tim kesehatan hewan dengan mengecek kondisi fisik ternak secara menyeluruh. Pemeriksaan meliputi suhu tubuh hewan, kesehatan mulut dan kuku, serta memastikan ternak terbebas dari penyakit menular.

“Petugas juga memberikan edukasi kepada pedagang maupun peternak mengenai pentingnya menjaga kesehatan hewan menjelang pelaksanaan ibadah kurban,” ujar drh. Tutik, Minggu (17/5/2026).

Ia menambahkan, pihaknya akan melakukan pengawasan rutin guna memberikan rasa aman kepada masyarakat saat membeli hewan kurban, sekaligus sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit hewan yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat. “Dinas Peternakan juga akan memperketat pengawasan terhadap lalu lintas ternak yang masuk ke wilayah Kabupaten Kediri,” jelasnya.

Sementara itu, Dokter Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kediri, drh. Titik Sri Undari, menambahkan bahwa kegiatan pemeriksaan kesehatan hewan di pasar akan dilakukan mulai 11 Mei hingga mendekati Hari Raya Iduladha.

Menurutnya, pemeriksaan akan menyasar sejumlah pasar hewan di Kabupaten Kediri, di antaranya Pasar Hewan Pare, Pasar Hewan Ngadiluwih, dan Pasar Hewan Grogol. “Pengecekan dilakukan di sejumlah pasar hewan di Kediri, bahkan Kepala Dinas juga ikut turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi hewan ternak,” pungkasnya. (q cox, Iwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *