Jatim RayaPemerintahan

Ikuti Rakor Regional Jawa-Bali, Bupati Kediri Fokus Kondusivitas Daerah dan Penciptaan Lapangan Kerja

111
×

Ikuti Rakor Regional Jawa-Bali, Bupati Kediri Fokus Kondusivitas Daerah dan Penciptaan Lapangan Kerja

Sebarkan artikel ini

KAB KEDIRI (Suarapubliknews)
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana atau yang akrab disapa Mas Dhito menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kediri dalam menjaga kondusivitas daerah sekaligus mendukung penuh pelaksanaan program strategis nasional.

Komitmen tersebut disampaikan usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda Regional Jawa-Bali yang digelar di Yogyakarta pada Kamis (4/6/2026).

Rakor yang melibatkan jajaran Forkopimda serta sejumlah kementerian tersebut membahas dua isu utama, yakni stabilitas keamanan wilayah dan dukungan terhadap program-program strategis nasional yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Mas Dhito mengungkapkan, dalam rakor tersebut Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan serta Menteri Dalam Negeri memberikan arahan kepada seluruh kepala daerah agar terus memperkuat komunikasi dan koordinasi bersama Forkopimda guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.

Menurutnya, arahan tersebut menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kabupaten Kediri, terutama setelah peristiwa aksi massa yang terjadi pada Agustus 2025 lalu yang sempat berujung pada pembakaran gedung Kantor Bupati dan DPRD Kabupaten Kediri. Peristiwa tersebut bahkan menjadi salah satu contoh yang disampaikan Menteri Dalam Negeri dalam forum rakor.

“Ini menjadi evaluasi bagi Pemerintah Kabupaten Kediri agar tetap mampu menjaga kondusivitas wilayah serta memperkuat sinergi dengan seluruh unsur Forkopimda,” ujar Mas Dhito.

Ia menegaskan, stabilitas keamanan merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah maupun pelaksanaan program-program nasional. Karena itu, Pemkab Kediri terus membangun koordinasi dan kolaborasi dengan seluruh elemen terkait guna memastikan situasi daerah tetap aman, tertib, dan kondusif.

Selain fokus pada aspek keamanan, Mas Dhito juga menyoroti upaya pemerintah daerah dalam menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang masih menjadi perhatian serius.

Berbagai program terus digencarkan, mulai dari pelatihan keterampilan dan sertifikasi tenaga kerja, perluasan kesempatan kerja melalui program padat karya, penyelenggaraan job fair, hingga program magang bagi pencari kerja.

“Pengurangan tingkat pengangguran terbuka menjadi salah satu prioritas yang terus kami perjuangkan. Namun, keberhasilannya membutuhkan kerja sama dari semua pihak,” tegasnya.

Melalui penguatan sinergi Forkopimda dan berbagai program pemberdayaan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kediri berharap mampu menjaga stabilitas daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (ADV, Iwan, q cox)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *