PeristiwaUncategorized

ITS Tembus 200 Besar Dunia dalam Implementasi SDGs, Targetkan Masuk 100 Besar Tahun Depan

76
×

ITS Tembus 200 Besar Dunia dalam Implementasi SDGs, Targetkan Masuk 100 Besar Tahun Depan

Sebarkan artikel ini

SURABAYA (Suarapubliknews) ~ Komitmen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan kembali mendapat pengakuan di tingkat internasional. Berdasarkan pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2026, ITS berhasil menembus kelompok 101–200 perguruan tinggi terbaik dunia dalam implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), meningkat dari posisi 201–300 dunia pada tahun sebelumnya.

Capaian tersebut menjadi salah satu lompatan terbesar ITS dalam pemeringkatan yang mengukur kontribusi perguruan tinggi terhadap 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Secara keseluruhan, skor ITS juga meningkat menjadi 82,3–89,2, lebih tinggi dibandingkan capaian tahun lalu yang berada pada rentang 79,4–83,6. Kepala Unit SDGs dan Eco Campus ITS, Danar Guruh Pratomo ST MT PhD, mengatakan peningkatan peringkat tersebut merupakan hasil konsistensi ITS dalam mengintegrasikan nilai-nilai pembangunan berkelanjutan ke dalam berbagai aspek tridarma perguruan tinggi.

“Tahun ini Alhamdulillah meningkat ke kelompok 101–200 dunia, dan itu capaian yang luar biasa,” ujarnya. Menurut Danar, peningkatan tersebut tidak terlepas dari dukungan kebijakan pimpinan kampus serta keterlibatan aktif seluruh sivitas akademika dalam mengimplementasikan prinsip-prinsip SDGs. Dosen Departemen Teknik Geomatika ITS itu menjelaskan, berbagai program untuk membangun kesadaran mengenai pembangunan berkelanjutan terus dilakukan secara konsisten.

Salah satunya melalui sustainability test yang secara rutin dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman sivitas akademika terhadap implementasi SDGs. “Di ITS sering dilakukan sustainability test untuk membangun awareness rekan-rekan,” jelasnya. Pada pemeringkatan tahun ini, ITS mencatatkan performa terbaik pada tiga tujuan pembangunan berkelanjutan.

Untuk SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure), ITS meraih skor 91,9. Sementara SDG 1 (No Poverty) memperoleh skor 84,8, sedangkan SDG 14 (Life Below Water) mencatatkan skor 84,0. Danar menjelaskan tingginya capaian pada SDG 1 didukung berbagai program beasiswa dan bantuan pendidikan yang diberikan kepada mahasiswa.

Adapun keberhasilan pada SDG 14 tidak lepas dari komitmen ITS dalam mengembangkan sektor kemaritiman yang telah menjadi salah satu identitas kampus selama bertahun-tahun. “No Poverty kita tinggi karena memberikan beasiswa, sedangkan Life Below Water kuat karena fokus maritim sudah menjadi visi dan misi ITS,” katanya.

Selain peningkatan skor, ITS juga terus memperkuat implementasi SDGs melalui kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengelolaan kampus berkelanjutan. Berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya ITS menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Ke depan, ITS menargetkan mampu menembus 100 besar dunia pada pemeringkatan THE Impact Rankings tahun depan. Dalam jangka waktu tiga tahun, ITS bahkan membidik posisi 50 besar dunia melalui penguatan kolaborasi internasional, peningkatan kualitas riset, serta integrasi SDGs dalam seluruh aktivitas akademik dan nonakademik.

Menurut Danar, pencapaian dalam pemeringkatan internasional bukan sekadar mengejar angka, melainkan memastikan setiap program yang dijalankan kampus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. “Prinsipnya di SDGs adalah no one left behind,” pungkasnya. (feb, tama dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *