SURABAYA (Suarapubliknews) ~ Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur I menggelar Forum Konsultasi Publik, Silaturahmi, dan Dialog Perpajakan dalam rangka memperingati Hari Pajak 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kanwil DJP Jawa Timur I, Surabaya, Selasa (14/7), menjadi wadah bagi wajib pajak dan berbagai pemangku kepentingan untuk menyampaikan masukan guna meningkatkan kualitas layanan perpajakan.
Forum tersebut diikuti perwakilan wajib pajak dari seluruh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di lingkungan Kanwil DJP Jawa Timur I, Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Surabaya, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya, Tax Center, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Surabaya, Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur, Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur, hingga insan media.
Kepala Kanwil DJP Jawa Timur I Max Darmawan mengatakan forum konsultasi publik menjadi bagian dari komitmen Direktorat Jenderal Pajak dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Forum ini kami laksanakan untuk mendengarkan secara langsung masukan dari wajib pajak dan para pemangku kepentingan. Dialog ini dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus penguatan komitmen kami dalam memberikan layanan perpajakan yang lebih baik,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, peserta diberi kesempatan menyampaikan pengalaman, pandangan, maupun usulan terkait layanan perpajakan. Diskusi berlangsung secara terbuka dengan membahas berbagai aspek, mulai dari pelayanan, edukasi perpajakan, kemitraan kelembagaan, hingga strategi peningkatan komunikasi publik di bidang perpajakan.
Sebagai kegiatan yang melibatkan Kanwil DJP Jawa Timur I bersama seluruh KPP di wilayah kerjanya, forum ini juga menjadi momentum menyelaraskan upaya peningkatan kualitas pelayanan di setiap unit kerja. DJP menilai kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem perpajakan yang inklusif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Kanwil DJP Jawa Timur I menegaskan komitmennya untuk menjadikan setiap masukan yang dihimpun sebagai dasar evaluasi dan perbaikan layanan di masa mendatang.
Sinergi dengan wajib pajak, asosiasi, instansi pemerintah, organisasi masyarakat, akademisi, dan media diharapkan dapat meningkatkan pemahaman, kepercayaan, serta partisipasi masyarakat dalam mendukung penerimaan negara. (feb, tama dini)












