Jatim RayaPemerintahanPeristiwa

Jaga Sumber Kehidupan, Wali Kota Kediri Pimpin Aksi Bersih Sungai Kedak Bersama Warga

107
×

Jaga Sumber Kehidupan, Wali Kota Kediri Pimpin Aksi Bersih Sungai Kedak Bersama Warga

Sebarkan artikel ini

KOTA KEDIRI (Suarapubliknews) – Menjaga sungai bukan sekadar membersihkan sampah, tetapi juga menjaga sumber kehidupan. Semangat itulah yang ditunjukkan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, jajaran Forkopimda, perangkat daerah, relawan, serta masyarakat dalam kegiatan kerja bakti membersihkan Sungai Kedak Gang IV, Kelurahan Bujel, Jumat (26/6/2026).

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menjelaskan, kegiatan bersih sungai tersebut bertujuan menormalkan aliran air yang selama ini mengalami tekanan akibat pencemaran limbah domestik.

“Jadi ada enam titik sungai yang seluruhnya mengalami pencemaran dengan kategori sedang hingga berat. Untuk Sungai Kedak sendiri masuk kategori sedang,” ujar Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali.

Menurutnya, upaya menjaga kelestarian sungai tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Peran aktif masyarakat menjadi kunci utama agar sungai tetap bersih dan berfungsi sebagai sumber kehidupan.

“Kami berharap masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar aliran sungai, tidak lagi membuang sampah ke sungai. Menjaga sungai adalah tanggung jawab bersama agar manfaatnya tetap dapat dinikmati hingga generasi mendatang,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, salah seorang relawan, Eky Ayu Wirasti, mahasiswa Universitas Nusantara PGRI Kediri, mengaku bangga dapat ambil bagian dalam aksi peduli lingkungan tersebut.

“Alhamdulillah bisa ikut membantu warga membersihkan kawasan Sungai Kedak. Kegiatannya seru, semua kompak. Semoga masyarakat semakin peduli menjaga lingkungan dan tidak lagi membuang sampah ke sungai,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan bantuan berupa 50 bibit bambu kuning dan tabebuya kepada Pemerintah Kota Kediri sebagai bentuk dukungan terhadap program penghijauan.

Kerja bakti ini menjadi pengingat bahwa sungai bukanlah tempat pembuangan akhir, melainkan sumber kehidupan yang harus dijaga bersama. Sungai yang bersih akan menciptakan lingkungan yang sehat, sementara kepedulian yang ditanamkan hari ini menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang. (q cox, Iwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *