Jatim Raya

Pegadaian Dorong Pemberdayaan Pengrajin Emas lewat Program Pande Emas di Lumajang

256
×

Pegadaian Dorong Pemberdayaan Pengrajin Emas lewat Program Pande Emas di Lumajang

Sebarkan artikel ini

LUMAJANG (Suarapubliknews) ~ PT Pegadaian Kantor Wilayah XII Surabaya memperluas program pemberdayaan pengrajin emas melalui Pande Emas di Kabupaten Lumajang. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas pengrajin sekaligus mendukung terbentuknya ekosistem layanan emas yang lebih terintegrasi.

Komitmen tersebut ditandai melalui kegiatan Kick Off dan Sosialisasi Pande Emas Kanwil Surabaya di Lumajang, Senin (19/8/2026). Kegiatan dihadiri jajaran Pegadaian Kanwil Surabaya dan Kantor Area Probolinggo, di antaranya Kepala Bagian TJSL Kanwil Surabaya Fajar Yudi Akmoko dan Deputy Bisnis Area Probolinggo Nurhayanto.

Pande Emas merupakan inisiatif Creating Shared Value (CSV) Pegadaian yang berfokus pada pemberdayaan pengrajin emas. Selain memperkuat kapasitas dan keberlanjutan usaha pengrajin, program ini diarahkan untuk mendukung ekosistem bullion service melalui layanan after sales dalam pemeliharaan nilai BJDPL.

Dalam pelaksanaannya, Pande Emas menyediakan layanan seperti reparasi, restorasi, dan kustomisasi perhiasan emas.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya Ahmad Zaenudin mengatakan pengembangan program tersebut diharapkan dapat memperkuat keberadaan pengrajin emas lokal sekaligus membuka ruang kolaborasi dalam ekosistem emas.

“Pande Emas menjadi salah satu wujud komitmen Pegadaian dalam menciptakan nilai bersama melalui pemberdayaan pengrajin emas. Kami berharap kehadiran program ini dapat memperkuat kapasitas dan eksistensi para pengrajin lokal, sekaligus mendukung terbentuknya ekosistem layanan emas yang semakin terintegrasi,” ujarnya.

Menurutnya, Lumajang memiliki potensi yang dapat dikembangkan melalui program tersebut sehingga diharapkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bagian TJSL Kanwil Surabaya Fajar Yudi Akmoko mengatakan Pande Emas diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara Pegadaian dan pengrajin emas, sekaligus memberikan peluang bagi pengrajin untuk mengembangkan usahanya.

“Program Pande Emas merupakan bentuk komitmen Pegadaian untuk menciptakan nilai bersama dengan memberdayakan pengrajin emas. Kami berharap program ini dapat memperkuat eksistensi pengrajin lokal sekaligus mendukung kebutuhan layanan purna jual Pegadaian,” ujarnya.

Program Pande Emas saat ini telah dikembangkan di delapan Kantor Wilayah Pegadaian, yakni Balikpapan, Makassar, Manado, Bandung, Denpasar, Semarang, Surabaya, dan Palembang. Untuk wilayah Kanwil Surabaya, Lumajang menjadi titik ketujuh dalam rangkaian pelaksanaan Kick Off dan Launching Pande Emas.

Pemilihan Lumajang sebagai salah satu lokasi pengembangan diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi lebih luas dengan pengrajin emas setempat sekaligus memperkuat ekosistem industri emas di wilayah tersebut.

Melalui kegiatan Kick Off dan Sosialisasi Pande Emas, Pegadaian Kanwil XII Surabaya mendorong pengembangan kapasitas pengrajin agar tidak hanya mampu mempertahankan keberlangsungan usahanya, tetapi juga mengambil bagian dalam ekosistem layanan emas yang terus berkembang.

Program tersebut menjadi salah satu langkah Pegadaian dalam membangun ekosistem emas yang melibatkan berbagai pihak, dengan pemberdayaan pengrajin sebagai salah satu bagian penting dalam menciptakan nilai bersama. (feb, tama dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *