Satu Dekade Berkarya, Embran Nawawi Luncurkan Masterpiece Terbaru Batik Kontemporer Modern

SURABAYA (Suarapubliknews) – Satu decade menggeluti fashion di Jawa Timur khususnya di Surabaya Embran Nawawi mengawali karya pertamanya di Jatim dengan Batik Madura, sekarang Ia memperkenalkan Masterpiece yang terbaru Batik Kontemporer Modern

Serius menekuni Pendidikan tekstil dan fashion di bangku kuliah hingga bergelar magister, Embran Nawawi tidak pernah Lelah berkarya. 10 tahun berkecimpung didunia fashion tidak hanya sebagai kreator atau designer tetapi juga sebagai dosen, peneliti, narasumber dan sebagai budayawan muda untuk wastra Indonesia terutama batik Jatim.

“Batik bagi saya adalah sebuah media fashion yang menarik. Untuk karya ini saya berkolaborasi dengan perajin batik SUVARNABHUMI dari pamekasan dan Startup Business sepatu hand made dari Surabaya yaitu Damia Shoes,” katanya yang genap berusia 50 pada 5 July lalu.

Fashion Surabaya dan Jatim sudah sangat berkembang pesat, terutama pada karya fashion yang menggunakan wastra Batik. Surabaya kini sudah menjadi Kiblat fashion terbukti dengan banyaknya designer Surabaya yang sudah mengisi wardrobe untuk acara-acara tv, sinetron, film, serta ajang pageants.

“Beberapa nama designer Surabaya juga sudah bercokol di fashion week Asia, America, maupun Eropa. Yang paling menarik menurutnya adalah selera fashion dari fashionista sudah sangat beragam, dari ready to wear, ethnic fashion, avant  garde, hingga haute couture,” terang Embran.

Karya nya kali ini batik bermotif kontemporer dengan warna monokrom hitam putih berbahan sutra yang sangat chic untuk karya fashion etnik maupun modern. Memadukan isen-isen batik madura yang dibuat berbentuk kolase atau potongan dan tumpukan, serta diberi warna hitam putih batik ini cocok untuk segala usia dan gender.

Berkaca kepada kebutuhan fashion wanita yang menyukai sepatu High Heels, Embran dan Damia shoes memasukan Batik Sutra tersebut sabagai media yang dipadukan dengan kulit domba yang lembut.

Sebagai pengamat budaya terutama kepada wastra dan fashion, Embran mempresentasikan karya nya dengan memadu-padankan sepatu tersebut Kebaya Klasik Modern yang di balut dengan Batik bermotif sama. Untuk mengangkat Batik Sutra, Kebaya, dan Sepatu Batik ini Embran Nawawi berkolaborasi dengan Hotel Royal Tulip Surabaya untuk kesan mewah dan elegend nya masterpiece nya ini.

Embran Nawawi tidak akan berhenti berkarya hingga benar-benar tidak bisa berkarya lagi, karena menurut dia 10 tahun berkarya di Jatim adalah awal saja, karena dia ingin sekali mendampingi para mahasiswa nya menjadi designers nanti. (q cox, tama dinie)

Reply