PASURUAN (Suarapubliknews) ~ PT Jasamarga Gempol Pasuruan (PT JGP) bersama PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) Ruas Gempol Pasuruan menggelar Safety Campaign and Customer Engagement sebagai upaya meningkatkan kesadaran pengguna jalan terhadap pentingnya keselamatan berkendara di jalan tol.
Kegiatan ini bertujuan mendorong disiplin berlalu lintas sekaligus membangun budaya berkendara yang aman, nyaman, dan bertanggung jawab di Ruas Tol Gempol–Pasuruan.
General Manager Teknik dan Operasi PT Jasamarga Gempol Pasuruan, Leonardo Chandra, mengatakan melalui kampanye tersebut pihaknya mengajak seluruh pengguna jalan tol untuk selalu mematuhi batas kecepatan, menjaga jarak aman antarkendaraan, menggunakan sabuk pengaman, memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, serta beristirahat di rest area apabila mengalami kelelahan selama perjalanan.
“Kampanye keselamatan tersebut diisi dengan berbagai kegiatan, seperti edukasi melalui media digital, penyebaran kuesioner, simulasi evakuasi penanganan kecelakaan di ruas tol, pemeriksaan kesehatan gratis, penyebaran informasi kepada pengguna jalan, hingga kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat budaya keselamatan berkendara,” ujarnya.
Leonardo menjelaskan, faktor manusia masih menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan di jalan tol, di antaranya mengemudi dalam kondisi lelah, kurang berkonsentrasi, melampaui batas kecepatan, serta tidak menjaga jarak aman. Karena itu, perubahan perilaku pengemudi menjadi kunci untuk menciptakan perjalanan yang lebih aman bagi seluruh pengguna jalan.
PT JGP berharap kampanye tersebut dapat meningkatkan pemahaman masyarakat bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga setiap keputusan saat berkendara dapat dilakukan dengan lebih bijak demi melindungi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Perseroan juga mengimbau pengguna jalan tol mempersiapkan perjalanan dengan memastikan kondisi kendaraan tetap prima, mengisi bahan bakar dan daya kendaraan sebelum berangkat, memastikan saldo uang elektronik mencukupi, serta membawa perbekalan yang diperlukan. Pengguna jalan yang merasa lelah diimbau memanfaatkan rest area untuk beristirahat. (feb, tama dini)












