JAKARTA (Suarapubliknews) ~ ParagonCorp bersama APDC Indonesia menghadirkan 13 pemimpin perempuan inspiratif dari berbagai sektor dalam Women’s Space Mentorship Program 2026. Program ini dirancang untuk memberikan pendampingan langsung kepada 60 perempuan terpilih agar mampu mengembangkan kapasitas kepemimpinan, memperluas perspektif, serta menciptakan dampak positif di lingkungan masing-masing.
Women’s Space merupakan komunitas pengembangan perempuan yang diinisiasi ParagonCorp sebagai ruang belajar dan bertumbuh bagi perempuan Indonesia. Tingginya antusiasme terhadap program ini terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 3.894 perempuan dari berbagai daerah di Indonesia. Setelah melalui proses seleksi, hanya 60 peserta yang berkesempatan mengikuti rangkaian pembelajaran intensif dan sesi mentoring bersama para pemimpin perempuan berpengalaman.
Sebanyak 13 mentor yang dihadirkan berasal dari latar belakang yang beragam, mulai dari dunia bisnis, komunikasi, media, organisasi sosial, hingga kewirausahaan. Pada sesi Leadership & Personal Growth, peserta akan mendapatkan pembelajaran dari Nadia Habibie, dr. Mesty Ariotedjo, Analisa Widyaningrum, dan Dhini Aminarti. Sementara pada sesi Entrepreneurship & Innovation, mentor yang hadir antara lain Prita Ghozie, Shana Fatina, Nicky Clara, serta Azalea Ayuningtyas.
Adapun pada sesi Career, Communication, and Impact Leadership, peserta akan belajar bersama Astri Wahyuni, Glory Oyong, Gita Syahrani, Amirah Zerlett, dan Ajeng Ashamarandhany. Melalui kombinasi masterclass, mentoring kelompok, diskusi interaktif, hingga networking session, para mentor akan berbagi pengalaman mengenai kepemimpinan berbasis nilai, pengembangan diri, komunikasi yang berdampak, pengembangan karier dan bisnis, kemampuan membangun tim, hingga strategi menciptakan perubahan di lingkungan masing-masing.
Salah satu materi yang menjadi perhatian dalam program ini adalah penguatan kapasitas finansial perempuan. Pada sesi yang dibawakan oleh Prita Ghozie, peserta akan mempelajari pengelolaan keuangan pribadi sebagai fondasi dalam mengambil keputusan, mengembangkan karier maupun usaha, serta memperluas dampak yang ingin mereka ciptakan. Materi tersebut mencakup penyusunan tujuan keuangan, pengelolaan arus kas, strategi penganggaran, hingga perencanaan finansial jangka panjang.
Deputy CEO ParagonCorp, dr. Sari Chairunnisa, Sp.D.V.E., FINSDV, mengatakan pihaknya tidak sekadar menghadirkan pembicara, tetapi memilih para perempuan yang telah membuktikan bahwa kepemimpinan dapat dijalankan dengan berbagai latar belakang dan perjalanan hidup. “Kami tidak sekadar mengundang pembicara. Kami memilih para perempuan yang telah membuktikan bahwa kepemimpinan dapat dijalani dengan beragam cara, latar belakang, dan perjalanan hidup.
Kami berharap peserta dapat belajar langsung dari pengalaman nyata para mentor, sekaligus melihat bahwa mereka pun memiliki peluang yang sama untuk tumbuh, memimpin, dan menciptakan dampak,” ujarnya.
Selain memperoleh materi pembelajaran, peserta juga mendapatkan kesempatan berdialog secara langsung dengan para mentor mengenai tantangan, peluang, dan pengalaman dalam membangun karier, organisasi, maupun inisiatif sosial.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu memberikan pembelajaran yang lebih kontekstual sesuai kebutuhan dan tantangan masing-masing peserta. Menurut dr. Sari, kepemimpinan tidak hanya dibangun melalui kemampuan memengaruhi dan menggerakkan orang lain, tetapi juga kesiapan menghadapi berbagai tantangan kehidupan, termasuk dalam aspek finansial.
Oleh karena itu, Women’s Space Mentorship Program dirancang secara lebih holistik agar peserta memiliki bekal yang kuat untuk terus bertumbuh dan menciptakan dampak yang berkelanjutan.
Melalui kolaborasi bersama APDC Indonesia, ParagonCorp berharap Women’s Space dapat memperkuat ekosistem kepemimpinan perempuan di Indonesia dengan membuka akses yang lebih luas terhadap pembelajaran, mentorship, pengembangan kapasitas, dan jejaring.
Program ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak perempuan yang percaya diri memimpin, mandiri dalam mengambil keputusan, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. (Feb, tama dini)












