NasionalPeristiwa

SANF Libatkan Mahasiswa Hadirkan Solusi untuk Kesehatan Mental dan Lingkungan Lewat Sustainability Squad

68
×

SANF Libatkan Mahasiswa Hadirkan Solusi untuk Kesehatan Mental dan Lingkungan Lewat Sustainability Squad

Sebarkan artikel ini

JAKARTA (Suarapubliknews) ~ PT Surya Artha Nusantara Finance (SANF) melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi bagi persoalan sosial dan lingkungan melalui program SANF Sustainability Squad.

Program yang berlangsung sejak April hingga Juli 2026 tersebut memberikan pendanaan, pendampingan, dan monitoring kepada dua tim mahasiswa terpilih untuk mengimplementasikan program pemberdayaan masyarakat secara langsung.

Program ini diawali dengan proses seleksi yang diikuti lebih dari 60 tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Dari proses tersebut, SANF memilih dua tim terbaik yang dinilai memiliki gagasan inovatif, relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta mampu menghadirkan solusi yang berkelanjutan.

Selama pelaksanaan program, peserta memperoleh pendampingan intensif melalui pertemuan mingguan, sesi berbagi pengalaman, pembekalan metodologi inovasi, hingga evaluasi berkala untuk memastikan setiap program berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata.

Corporate Strategy & Affairs Department SANF, Teguh Ariyanto mengatakan SANF Sustainability Squad merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui kolaborasi antara dunia pendidikan, pelaku usaha, dan masyarakat.

“Melalui SANF Sustainability Squad, SANF meyakini bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan, pelaku usaha, dan masyarakat merupakan salah satu kunci dalam menciptakan solusi yang berkelanjutan. Program ini tidak hanya memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan gagasan secara langsung di lapangan, tetapi juga membuka peluang bagi perusahaan untuk memperoleh perspektif baru dalam menjawab berbagai tantangan sosial dan lingkungan,” ujarnya dalam keteranan tertulis.

Ia menambahkan, SANF berharap program tersebut dapat terus melahirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung tercapainya pembangunan yang lebih berkelanjutan.

Salah satu tim terpilih, Harmoni dari Universitas Brawijaya, mengembangkan program pemberdayaan masyarakat di Desa Kemulan, Kabupaten Malang, dengan fokus pada kesehatan mental ibu hamil dan ibu pascamelahirkan.

Program tersebut meliputi pelatihan bagi 34 kader kesehatan, skrining terhadap lebih dari 20 ibu nifas menggunakan Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS), penyelenggaraan kelas postpartum yoga, hingga peluncuran situs Harmoni Indonesia sebagai media edukasi kesehatan mental.

Selain itu, tim juga merevitalisasi ruang Puskesmas Pembantu menjadi Harmoni Center, sebuah ruang layanan kesehatan mental yang dilengkapi fasilitas yoga dan dikelola bersama masyarakat. Keberadaan fasilitas tersebut juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi bagi ibu-ibu setempat.

Sementara itu, tim Nevirominds dari IPB University mengangkat isu pencemaran timbal di Desa Cinangka, Kabupaten Bogor, melalui pendekatan yang memadukan edukasi, teknologi, dan aksi kolaboratif.

Program yang dijalankan meliputi Neviro-cation berupa edukasi kesehatan dan lingkungan bagi pelajar serta masyarakat, Neviro-logy melalui pengembangan filter air, teknologi budikdamber, penanaman tanaman toga, hingga ekonomi sirkular, serta Neviro-action berupa sekolah lapang dan pembentukan relawan Neviro-squad.

Berbagai kegiatan tersebut telah menjangkau lebih dari 150 penerima manfaat di wilayah tersebut. Melalui SANF Sustainability Squad, SANF berharap kolaborasi dengan kalangan akademisi dapat terus menghasilkan inovasi yang mampu menjawab berbagai tantangan sosial dan lingkungan di masyarakat.

Program ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk mendorong pembangunan berkelanjutan melalui pemberdayaan generasi muda dan penguatan kolaborasi lintas sektor. (feb, tama dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *