Tanggapi Viralnya Foto di Medsos, KH Mas Abdullah Muhajir Tegaskan Tetap Dukung Eri-Armuji

SURABAYA (Suarapubliknews) –  Viralnya foto salah seorang pengasuh pondok pesantren di Sidosermo di dunia maya tengah yang seolah-olah memberikan dukungan kepada paslon selain Eri-Armuji, spontan diklarifikasi oleh KH Mas Abdullah Muhajir Baasyaiban.

Dia mengaku kecewa dan menuntut untuk melakukan klarifikasi bagi yang telah membuatnya, karena sejak awal dirinya adalah pendukung Cawali Surabaya Eri-Armuji

“Kepada siapapun yang mengedit foto saya, saya minta untuk klarifikasi. Silakan datang ke rumah saya, klarifikasi, pasti saya maafkan,” ungkap Pengasuh Pesantren An-Najiyah Timur tersebut.

Hal itu disampaikan KH Mas Abdullah Muhajir Baasyaiban karena hal tersebut dianggap mencederai moralitasnya sebagai orang yang setiap hari mengajarkan kebaikan di masyarakat. “Sebagai orang yang setiap hari mengajar ngaji, mengajar kebaikan moralitas saya telah diciderai,” tegasnya.

Menurut dia, dukungan itu diberikan karena melihat adanya kebaikan-kebaikan dalam diri mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya.

Selain itu, dia juga sudah mendengar komitmen-komitmen Eri Cahyadi dalam mengembangkan pesantren, pengembangkan aswaja (ahlussunnah wal jamaah).

Tak hanya itu, jejak kebaikan Eri Cahyadi selama menjadi pejabat di Pemkot Surabaya juga sudah terlihat di daerah Sidosermo. Contohnya banyak PJU (penerangan jalan umum) yang kini menerangi jalan-jalan di daerah Sidosermo.

“Dulu kawasan ini gelap karena kurangnya PJU. Tapi sekarang sudah terang benderang. Begitu pula makam yang dulunya terkesan seram sekarang juga terang. Bahkan disana juga akan dibangun musholla dua tingkat. Memang ini uang negara, uangnya pemkot. Tapi tanpa kebaikan dan jasa Mas Eri, tidak mungkin bisa mendapat perhatian,” terangnya.

Oleh karena itu, KH Mas Abdullah Muhajir Baasyaiban mengaku akan berkomitmen mendukung dan mendoakan Eri Cahyadi semoga menjadi wali kota Surabaya penerus Tri Rismaharini. “Dan sekali lagi, saya minta yang telah mengedit foto saya untuk datang ke rumah meminta maaf. Kalau tidak mau datang, saya akan menempuh jalur hukum,” tegasnya. (q cox)

Reply