SURABAYA (Suarapubliknews) ~ Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di kancah internasional. Tim robotika IRIS ITS berhasil meraih Juara 3 pada ajang RoboCup 2026 kategori Middle Size League (MSL) yang digelar di Songdo, Korea Selatan, selama tujuh hari dan berakhir pada Senin (6/7).
Ketua Tim IRIS ITS Dwi Ananda Akbar menjelaskan RoboCup merupakan salah satu kompetisi robotika bergengsi yang mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai negara. Pada kategori Middle Size League, peserta ditantang mengembangkan robot beroda berukuran menengah yang mampu bermain sepak bola secara otonom tanpa kendali manusia. “Liga ini menguji kemampuan robot beroda berukuran menengah dalam bermain sepak bola secara otonom,” ujarnya.
Dalam menghadapi persaingan dari tim-tim asal Belanda, Prancis, dan Jepang, IRIS ITS menerapkan strategi defensif dengan fokus memanfaatkan peluang mencetak gol pada babak pertama maupun kedua. Strategi tersebut disusun berdasarkan hasil evaluasi penampilan pada kompetisi tahun sebelumnya serta pengamatan selama babak kualifikasi.
Menurut Nanda, keberhasilan tersebut merupakan hasil persiapan intensif yang dilakukan selama beberapa bulan. Tim menjalani berbagai tahapan riset, uji coba, hingga penyempurnaan sistem robot secara berkelanjutan agar mampu tampil optimal di kompetisi internasional tersebut.
Ia mengapresiasi kerja keras seluruh anggota tim yang telah berkontribusi hingga berhasil membawa pulang prestasi untuk Indonesia. Prestasi tersebut diraih oleh 24 mahasiswa yang tergabung dalam Tim IRIS ITS dengan bimbingan tiga dosen pembimbing.
Nanda menilai pencapaian ini menjadi bukti kemampuan mahasiswa ITS dalam mengembangkan riset dan inovasi di bidang robotika serta kecerdasan buatan yang mampu bersaing di tingkat dunia. “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu membawa nama ITS dan Indonesia ke panggung dunia,” ucapnya.
Keberhasilan Tim IRIS ITS menambah deretan prestasi internasional yang diraih mahasiswa ITS sekaligus memperkuat kiprah Indonesia dalam pengembangan teknologi robotika dan kecerdasan buatan. Capaian tersebut juga sejalan dengan komitmen ITS dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. (feb, tama dini)












