Honor Belum Terbayar, Anggota PTPS di Surabaya Menjerit

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – Pelaksanaan penyelenggaraan Pilgub Jatim untuk wilayah Kota Surabaya telah berjalan dengan baik, aman dan kondusif. Namun siapa yang mengetahui jika ternyata juga menyisakan persoalan intern di tingkat Penyelenggara Pemungutan Suara.

Mewakili 27 temannya, Hendra Ade Kurniawan Siahaan (30) anggota Pengawas Tempat pemungutan Suara (PTPS) untuk Kelurahan Kemayoran Kecamatan Krembangan, mengeluh kepada media ini jika belum menerima honor hingga saat ini.

“Kepastian waktunya tidak jelas, karena saat Bimtek pun kami juga belum mendapatkan kejelasan soal kapan honor itu dibayarkan, namun setelah kami tanyakan kepada pak Hidayat Ketua Panwaslu Kecamatan Krembangan, katanya memang belum dikeluarkan Panwaslu Surabaya,” ucapnya kepada media ini. Rabu (4/7/2018)

Menurut warga Jl Gresik PPI gg 3 no 32 Kota Surabaya ini, honor yang akan diterimanya senilai Rp 500 ribu. “Info dari kelurahan Rp 500 Ribu, tapi dapat info lagi kalau nilai sebenarnya Rp 550, tetapi yang Rp 50 Ribu untuk biaya pembukaan rekening di Bank,” terangnya.

Sepertinya persoalan ini juga dialami oleh anggota KPPS ditempat lainnya, karena keluhan tersebut muncul di GWA anggota KPPS se Surabaya, dengan konten perbincangan yang sama.

Sampai berita ini dilansir, media ini belum berhasil mendapatkan klarifikasi apapun dari Hadi Margono Ketua Panwaslu Surabaya, saat dimintai tanggapannya via ponsel pribadinya. (q cox)

Reply